MR. Patesseries

MR. Patesseries
sku: 1151863229
$3.04-1%
$3.01
Shipping from: Indonesia
   Description
Produk Olahan #Kue #Kering Tinggi #Protein dan Rendah #Kolesterol dari #Daging #Kelinci, Original, Kualitas Terjamin dengan kontrol dari farm (peternakan budidaya) sendiri.
Perbandingan dg beberapa produk daging lainnya:
1. Kelinci --> Prot: 21,0 Lemak: 8,0 KA: 10,0 Kalori: 160 kkal Kolesterol: 164 mg/100gr
2. Ayam --> Prot: 19,5 Lemak: 1,0 KA: 67,0 Kalori: 200 kkal Kolesterol: 220 mg/100gr
3. Sapi --> Prot: 20,0 Lemak: 24,0 KA: 66,5 Kalori: 195 kkal Kolesterol: 230 mg/100gr
4. Domba/kambing --> Prot: 18,0 Lemak: 14,0 KA: 66,0 Kalori: 210 kkal Kolesterol: 250 mg/100gr
5. Babi --> Prot: 17,0 Lemak: 21,0 KA: 61,0 Kalori: 260 kkal Kolesterol: 230 mg/100gr
Daging kelinci mengandung 20-21% dari protein, asam lemak tak jenuh (oleat dan linoleat; 60% dari semua asam lemak), kalium, fosfor, dan magnesium, memiliki konsentrasi
lemak yang rendah, kolesterol, dan natrium. Bahkan, daging merupakan sumber utama dari banyak nutrisi penting seperti seng dan zat besi (terutama berlimpah pada daging merah), selenium (tinggi dalam daging sapi, ayam dan daging kelinci), dan vitamin B, fosfor, magnesium, dan kobalt (melimpah pada semua jenis daging).
Hasil penelitian Nistor. E. et al, (2013) menunjukkan bahwa daging kelinci kaya akan kalsium (21,4 mg / 100 g) dan fosfor (347 mg / 100 g) dibandingkan jenis daging lainnya
dan rendah lemak (9,2 g / 100 g) dan kolesterol (56,4 mg / 100 g ). Daging sapi memiliki kandungan tertinggi kolesterol (114,5 mg / 100 g), hampir dua kali lipat daripada daging kelinci, sementara babi kaya lemak (28,2 g
/ 100 g).
Oleh karena itu daging kelinci dapat dicerna lebih baik dibandingkan jenis daging lain (sapi, domba, atau babi; Enser et al. 1996) sehingga
dianjurkan untuk dikonsumsi, terutama untuk orang dengan penyakit kardiovaskular (Hu and Willett, 2002).
Selain itu, nilai energi daging kelinci (427-849 kJ/100 g daging segar) adalah sebanding dengan berbagai macam biasa dikonsumsi daging merah (Dalle Zotte, 2002).
MUI sudah menetapkan fatwa dalam sidangnya di Jakarta pada tanggal 17 Jumadil Awal 1403 H bertepatan dengan tanggal 12 Maret 1983, bahwa memakan daging kelinci
halal hukumnya (http://halalmui.org).
   Price history chart & currency exchange rate

Customers also viewed